Kamis, 31 Mei 2012
khayalan 1
udah yaa gausah deh ada yang namanya iri iri an lagi,, buat apa coba, udah deh udaaah. kamu harusnya bersyukur... jangan iri sama mereka ah. bukan nya kamu yang bilang semua itu akan indah pada waktunya kan??? iya, kamu sering bilang kaya gitu. jadi cukup ya gausah ngerasa pengen kaya gitu yang sebenernya bukannya aku ga mau, tapi emang ga bisa kan? belum boleh kan?
inilah tanda sayang Allah buat kita dimana kita dijauhkan dulu olehNya, agar kita tetap terjaga dan semuanya, saat telah tiba waktunya kita akan merasakan hal itu dengan sebutan "yang pertama kalinya" bukankah kalimat serba pertama kali itu nanti lebih indah daripada sudah pernah merasakannya berkali kali? ditambah jika sekarang hanya dosa sedangkan jika nanti kebersamaan kita itu akan menjadi pahala. iya kan? lalu apalagi yang kamu pikirkan? semuanya ini sudah sangat indah. insyaAllah kamu nanti bakal ngerasain yang lebih indah, lebih bahagia, cuma mungkin bukan sekarang waktunya, belum. kamu emang maunya apa? dianterin aku ke mana mana yang kamu mau? aku kasih kamu kado atau bunga? apa lagi? ya sudah sudah kamu tidak perlu menyebutkannya, karena semua yg kamu mau sekarang itu insyaAllah akan jadi nyata tapi sekali lagi bukan sekarang.. sabar ya. bukan pula saat aku ga mau mereka tau tentang kamu itu karena aku ga yakin sama kamu,, tapi itu semua karena aku ingin menjaga kamu. ngerti ya? semuanya ini karena aku sayang kamu, dan semua ini karena Allah sayang kita :)
*kadang saya berusaha ngejawab kegalauan saya sendiri dengan mencoba seolah-olah ini adalah kamu yg bicara, dan ajaibnya saya sekarang jadi lebih lega* #efek ga berani kalo jujur ke kamu tapi ga kuat juga kalo ditahan sendiri rapat-rapat.
Senin, 21 Mei 2012
i'm back!
cek cek... helloooo.... say welcome to tresna :D mulai hari ini saya akan kembali lagi ke dunia blogger :p
Sabtu, 14 Januari 2012
katakan dan jalanilah dengan sederhana - by Tere liye
Naskah Tajuk Cinta Pro2FM (105 FM); Kamis 5 April 2007, jam 22.00
Cinta itu pengorbanan? Ah, tanyakanlah soal ini pada kepiting merah di cadas pantai Pulau Christmas, Australia. Tahukah kita? Saat mereka melepas ribuan butir telur anak2nya ke laut. Mereka akan berdiri gagah berani di bebatuan cadas yang tajam-tajam, kokoh menyambut ganasnya ombak. Kepiting yang jalannya saja tak lurus itu, tahu persis mereka bisa mati saat ombak melempar mereka ke kerasnya cadas, cangkangnya akan retak, kepalanya akan pecah. Hanya segelintir dari mereka yang selamat. Tapi mereka tidak peduli. Telur-telur itu hanya bisa dilepas persis ketika ombak menjilat tubuh mereka, dan mereka bersiap menyanyikan lagu heroik. PENGORBANAN. Itulah ritus pengorbanan setiap tahun yang hebat, melepas telur-telur.
Cinta itu kesetiaan? Well, tanyakanlah urusan ini pada penyu-penyu. Meski jalannya lambat, nyebelin nunggunya, apalagi dipandang mata. Penyu adalah bentuk sempurna di muka bumi atas makna sebuah KESETIAAN. Saat mereka lahir, saat tukik penyu merangkak menyambut semburat cahaya matahari pagi, saat mereka bergerak bagai manuver tank amfibi berbaris menuju lautan untuk pertama kalinya, saat itulah janji setia mereka terucap. Mereka akan berenang, berpetualang mengelilingi dunia, puluhan ribu mil, menjejak benua-benua jauh. Laut-laut terdalam. Bertemu ribuan kehidupan lainnya. Boleh jadi tubuh mereka penuh luka, tersayat jala nelayan, tersiram minyak polusi. Boleh jadi mereka bertemu dengan penyu lokal di benua sana, yang lebih seksi nian di mata mereka, boleh jadi…. Tapi mereka setiap tahun pasti akan kembali ke pantai saat tukik mereka dulu merayap pertama kali. Kembali! Untuk bertemu dengan cinta sejati mereka. Untuk bertelur…. Inilah ritus hebat ribuan tahun tentang KESETIAAN. Tahukah kalian berapa umur penyu? Di antara mereka ada yang bisa mencapai 300 tahun! Kalian bisa setia selama itu?
Saya amat meyakini cinta itu amat sederhana. Jika ada seseorang yang bertanya apa pertanda kalau ia sedang jatuh cinta, maka jawabannya akan sederhana pula. Misalnya: jika kita merasa terganggu saat si dia bicara soal gadis lain, Jika kita mulai ingin tampil lebih menarik di depannya, itu lagi-lagi jelas pertanda sederhana. Apalagi saat kita mulai selalu ingat, selalu ingin bersama, bahkan wajahnya memenuhi kepala kita, anak kecil saja tahu kalau kita memang sedang jatuh-cinta.
Jika urusan ini memang sederhana, maka janganlah dibuat rumit. Saya kadang kehilangan kata-kata saat mendengar cerita pertengkaran, keluhan, curhat, dan apalagi saat mendengar orang-orang berkata “It’s complicated”. Kalau memang terlihat rumit, LUPAKANLAH! Itu jelas bukan cinta sejati kita. Cinta sejati selalu sederhana…. Pengorbanan yang sederhana, kesetiaan yang tidak menuntut apapun, dan keindahan yang apa-adanya….
Terakhir, saya ingin menutup tajuk ini dengan sebuah kisah yang sering kali kita dengar. Bahkan mungkin pernah kita baca berkali-kali karena dire-posting di mana2. Akan saya ceritakan ulang (karena sy tdk tahu siapa penulis pertama kisah ini, jd sy tdk bisa merujukkan namanya)…. Tentang seorang gadis yang diberikan kesempatan berbelanja “cinta” di sebuah toko “Calon Suami”. Ada enam lantai di toko tersebut dengan masing-masing kelompok calon suami, setiap gadis yang masuk bisa memilih cintanya di setiap lantai dengan satu SYARAT: "Anda hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI" Dan jika sudah naik ke lantai berikutnya, sama sekali tidak boleh turun. Lalu, seorang gadis pun pergi ke toko "suami" tersebut untuk mencari calon suaminya.
LANTAI 1 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan. Wanita itu tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.
LANTAI 2: Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, dan sayang anak kecil. Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.
LANTAI 3: Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang anak kecil dan cakep
banget. ” Wow”, tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.
Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan LANTAI 4: Lelaki di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang anak kecil, cakep banget dan suka membantu pekerjaan rumah. ”Ya ampun !” Dia berseru, ”Aku hampir tak percaya.”
Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini: LANTAI 5: Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang anak kecil, cakep banget, suka membantu pekerjaan rumah, dan romantis.
Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah terus ke lantai 6. Tapi apa yang dia temukan? Ya ampun hanya terdapat tulisan seperti ini: LANTAI 6: Anda adalah pengunjung yang ke-4.363.012. Tidak ada lelaki di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk wanita yang tidak pernah merasa puas. Terima kasih telah berbelanja di toko kami. Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat anda.
Pesan moralnya? Kesempatan tidak datang dua kali. Terimalah cinta kita dengan sederhana, katakan dan jalanilah dengan sederhana pula. Dengan demikian, semoga cinta sejati kita justru membuat iri seluruh semesta alam, termasuk si kepiting dan penyu tadi.
Adios-
Makassar, 29 Maret 2007
:)
Cinta itu pengorbanan? Ah, tanyakanlah soal ini pada kepiting merah di cadas pantai Pulau Christmas, Australia. Tahukah kita? Saat mereka melepas ribuan butir telur anak2nya ke laut. Mereka akan berdiri gagah berani di bebatuan cadas yang tajam-tajam, kokoh menyambut ganasnya ombak. Kepiting yang jalannya saja tak lurus itu, tahu persis mereka bisa mati saat ombak melempar mereka ke kerasnya cadas, cangkangnya akan retak, kepalanya akan pecah. Hanya segelintir dari mereka yang selamat. Tapi mereka tidak peduli. Telur-telur itu hanya bisa dilepas persis ketika ombak menjilat tubuh mereka, dan mereka bersiap menyanyikan lagu heroik. PENGORBANAN. Itulah ritus pengorbanan setiap tahun yang hebat, melepas telur-telur.
Cinta itu kesetiaan? Well, tanyakanlah urusan ini pada penyu-penyu. Meski jalannya lambat, nyebelin nunggunya, apalagi dipandang mata. Penyu adalah bentuk sempurna di muka bumi atas makna sebuah KESETIAAN. Saat mereka lahir, saat tukik penyu merangkak menyambut semburat cahaya matahari pagi, saat mereka bergerak bagai manuver tank amfibi berbaris menuju lautan untuk pertama kalinya, saat itulah janji setia mereka terucap. Mereka akan berenang, berpetualang mengelilingi dunia, puluhan ribu mil, menjejak benua-benua jauh. Laut-laut terdalam. Bertemu ribuan kehidupan lainnya. Boleh jadi tubuh mereka penuh luka, tersayat jala nelayan, tersiram minyak polusi. Boleh jadi mereka bertemu dengan penyu lokal di benua sana, yang lebih seksi nian di mata mereka, boleh jadi…. Tapi mereka setiap tahun pasti akan kembali ke pantai saat tukik mereka dulu merayap pertama kali. Kembali! Untuk bertemu dengan cinta sejati mereka. Untuk bertelur…. Inilah ritus hebat ribuan tahun tentang KESETIAAN. Tahukah kalian berapa umur penyu? Di antara mereka ada yang bisa mencapai 300 tahun! Kalian bisa setia selama itu?
Saya amat meyakini cinta itu amat sederhana. Jika ada seseorang yang bertanya apa pertanda kalau ia sedang jatuh cinta, maka jawabannya akan sederhana pula. Misalnya: jika kita merasa terganggu saat si dia bicara soal gadis lain, Jika kita mulai ingin tampil lebih menarik di depannya, itu lagi-lagi jelas pertanda sederhana. Apalagi saat kita mulai selalu ingat, selalu ingin bersama, bahkan wajahnya memenuhi kepala kita, anak kecil saja tahu kalau kita memang sedang jatuh-cinta.
Jika urusan ini memang sederhana, maka janganlah dibuat rumit. Saya kadang kehilangan kata-kata saat mendengar cerita pertengkaran, keluhan, curhat, dan apalagi saat mendengar orang-orang berkata “It’s complicated”. Kalau memang terlihat rumit, LUPAKANLAH! Itu jelas bukan cinta sejati kita. Cinta sejati selalu sederhana…. Pengorbanan yang sederhana, kesetiaan yang tidak menuntut apapun, dan keindahan yang apa-adanya….
Terakhir, saya ingin menutup tajuk ini dengan sebuah kisah yang sering kali kita dengar. Bahkan mungkin pernah kita baca berkali-kali karena dire-posting di mana2. Akan saya ceritakan ulang (karena sy tdk tahu siapa penulis pertama kisah ini, jd sy tdk bisa merujukkan namanya)…. Tentang seorang gadis yang diberikan kesempatan berbelanja “cinta” di sebuah toko “Calon Suami”. Ada enam lantai di toko tersebut dengan masing-masing kelompok calon suami, setiap gadis yang masuk bisa memilih cintanya di setiap lantai dengan satu SYARAT: "Anda hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI" Dan jika sudah naik ke lantai berikutnya, sama sekali tidak boleh turun. Lalu, seorang gadis pun pergi ke toko "suami" tersebut untuk mencari calon suaminya.
LANTAI 1 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan. Wanita itu tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.
LANTAI 2: Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, dan sayang anak kecil. Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.
LANTAI 3: Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang anak kecil dan cakep
banget. ” Wow”, tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.
Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan LANTAI 4: Lelaki di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang anak kecil, cakep banget dan suka membantu pekerjaan rumah. ”Ya ampun !” Dia berseru, ”Aku hampir tak percaya.”
Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini: LANTAI 5: Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, sayang anak kecil, cakep banget, suka membantu pekerjaan rumah, dan romantis.
Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah terus ke lantai 6. Tapi apa yang dia temukan? Ya ampun hanya terdapat tulisan seperti ini: LANTAI 6: Anda adalah pengunjung yang ke-4.363.012. Tidak ada lelaki di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk wanita yang tidak pernah merasa puas. Terima kasih telah berbelanja di toko kami. Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat anda.
Pesan moralnya? Kesempatan tidak datang dua kali. Terimalah cinta kita dengan sederhana, katakan dan jalanilah dengan sederhana pula. Dengan demikian, semoga cinta sejati kita justru membuat iri seluruh semesta alam, termasuk si kepiting dan penyu tadi.
Adios-
Makassar, 29 Maret 2007
:)
Sabtu, 24 September 2011
chemistry of love
”Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...” -mario teguh-
Ada satu episode yang akan dialami oleh setiap pemeran dalam panggung kehidupan ini. Episode yang klasik, namun tetap mampu melahirkan sensasi fantastik. Sebuah episode hidup yang mampu membumbungkan asa hingga mampu melewati batas biasa. Dan episode itu bernama : episode cinta.. cinta itu hadir untuk menyirami jiwa, menumbuhkannya dan melejitkan potensi-potensi kebaikan yang terpendam lama. Itulah sebabnya setiap sahara jiwa yang terpercik tetes-tetes embun cinta akan berubah menjadi savana hijau yang menyejukkan. Jiwa-jiwa itu bermetamorfosis menjadi jiwa-jiwa baru yang senantiasa memantulkan cahaya kebaikan.
Maka ingatlah bagaimana garam (NaCl) menyempurnakan cintanya. Natrium (Na) bukanlah unsur kimia yang dapat berdiri sendiri. Begitu pula dengan Klorida (Cl). Mereka membutuhkan pasangan untuk membuat kehadiran mereka diyakini dan memberi manfaat. Ketika masih sendiri, Klorida (Cl) termasuk unsur kimia yang berbahaya bagi tubuh. Biasanya berbentuk asam (HCl). Demikian pula dengan Natrium Karbonat, walaupun tidak sebahaya HCl.
Keduanya sama-sama memiliki sisi “negatif”. Namun begitu mereka berdua dengan ikhlas menerima setiap kekurangan dan ketidaksempurnaan, dan kejernihan air diundang untuk menyaksikan ikatan cinta mereka. Maka saat itulah kuncup cinta itu mekar menjadi bunga cinta yang indah sempurna. Terciptalah kristal-kristal garam yang telah kehilangan sifat-sifat “negatif” dari Natrium maupun Klorida yang menyusunnya. Yang tertinggal hanyalah sisi “positif” yang memberikan manfaat.
Itulah kesempurnaan cinta yang dibangun dari dua jiwa yang tidak sempurna. Menghasilkan jiwa baru yang saling genap-menggenapi, saling tumbuh-menumbuhkan, saling menyempurnakan maha karya kehidupan yang dititipkan sang Pencipta.
Jangan berhenti mencintai hanya karena ketidaksempurnaan diri. Senantiasa meluruskan niat, bulatkan tekad, saling menyirami kebaikan satu sama lain, bersabar, saling menguatkan, saling memahami dan halalkan cinta jiwa ini dengan ikatan cinta jiwa yang mengharap cintaNya.
Selamat meng-garam-kan cinta :)
Ada satu episode yang akan dialami oleh setiap pemeran dalam panggung kehidupan ini. Episode yang klasik, namun tetap mampu melahirkan sensasi fantastik. Sebuah episode hidup yang mampu membumbungkan asa hingga mampu melewati batas biasa. Dan episode itu bernama : episode cinta.. cinta itu hadir untuk menyirami jiwa, menumbuhkannya dan melejitkan potensi-potensi kebaikan yang terpendam lama. Itulah sebabnya setiap sahara jiwa yang terpercik tetes-tetes embun cinta akan berubah menjadi savana hijau yang menyejukkan. Jiwa-jiwa itu bermetamorfosis menjadi jiwa-jiwa baru yang senantiasa memantulkan cahaya kebaikan.
Maka ingatlah bagaimana garam (NaCl) menyempurnakan cintanya. Natrium (Na) bukanlah unsur kimia yang dapat berdiri sendiri. Begitu pula dengan Klorida (Cl). Mereka membutuhkan pasangan untuk membuat kehadiran mereka diyakini dan memberi manfaat. Ketika masih sendiri, Klorida (Cl) termasuk unsur kimia yang berbahaya bagi tubuh. Biasanya berbentuk asam (HCl). Demikian pula dengan Natrium Karbonat, walaupun tidak sebahaya HCl.
Keduanya sama-sama memiliki sisi “negatif”. Namun begitu mereka berdua dengan ikhlas menerima setiap kekurangan dan ketidaksempurnaan, dan kejernihan air diundang untuk menyaksikan ikatan cinta mereka. Maka saat itulah kuncup cinta itu mekar menjadi bunga cinta yang indah sempurna. Terciptalah kristal-kristal garam yang telah kehilangan sifat-sifat “negatif” dari Natrium maupun Klorida yang menyusunnya. Yang tertinggal hanyalah sisi “positif” yang memberikan manfaat.
Itulah kesempurnaan cinta yang dibangun dari dua jiwa yang tidak sempurna. Menghasilkan jiwa baru yang saling genap-menggenapi, saling tumbuh-menumbuhkan, saling menyempurnakan maha karya kehidupan yang dititipkan sang Pencipta.
Jangan berhenti mencintai hanya karena ketidaksempurnaan diri. Senantiasa meluruskan niat, bulatkan tekad, saling menyirami kebaikan satu sama lain, bersabar, saling menguatkan, saling memahami dan halalkan cinta jiwa ini dengan ikatan cinta jiwa yang mengharap cintaNya.
Selamat meng-garam-kan cinta :)
Jumat, 16 September 2011
Allah sayang kita
Ga perlu yg sempurna tuk dicinta, cukup temukan dia yg menerimamu apa adanya, dan melakukan apa aja hanya tuk luangkan waktu bersama ;)
Cinta, Jujur aku takut membuat kamu kecewa.. Khawatir klo aku ga bisa jadi ainun yg kamu minta,, tp kamu harus tau satu hal bahwa "setiap orang punya caranya sendiri2 buat bikin seseorang yg dicintainya bahagia.. " percayalah..
Setiap orang punya ceritanya masing2. aku berharap selalu ada kamu di ceritaku, ada aku dalam ceritamu.. Dan ga tau kenapa hati ini percaya, kisah kita bakal lebih indah daripada cerita dalam semua buku yg pernah aku baca. yakinlah..
Na pernah nanya ke Allah, knapa siih ngasi rasa cinta ini terlalu cepet ke kita. ^ 3^ dan perlahan-lahan Allah menjawabnya hingga akhirnya na mulai paham skrg jawabannya karna Dia ingin na lebih akrab mengenal rindu, lebih sabar saat ditemani kata menunggu dan punya lebih banyak waktu buat bisa belajar ngertiin kamu. na kini sadar ternyata cinta, ga sesederhana yang na kira:)
Dia ingin kita lebih banyak punya cerita, agar suatu hari nanti rangkaian mozaik kisah kita menjadi bukti betapa anggun skenario yang dibuat olehNya.. sungguh, apapun yang terjadi,, semuanyaaa karena Allah sayang kita^^
setelah semua yang udah kita lalui bersama, semakin meyakinkan hati ini bahwa kamu adalah dia yang aku cari:*
~miss him so much~
Minggu, 11 September 2011
lagi rindu
Kamu ga ada disini, Akupun tiada disisimu..
ga ada alasan yang bisa aku sanggahkan,
ga ada hak yang bisa aku minta,
ga ada hal yang bisa aku tuntut,
tapi ada cinta yang bisa aku harap,
Cinta yang tak mampu aku ungkap..
dan dalam diam, Rindu ini terus aku dekap:')
Tanpa kamu sadari kamu mengikat hatiku.
Tawamu hadirkan air mata ceria di wajahku tanpa kamu tahu.
Kasih sayangmu alirkan cinta padaku tanpa kamu rasa..
Dan memperkenalkan aku dengan kata rindu dan cinta..
biarkan kini Rindu tersiram air mata,,
berharap kelak menghasilkan mutiara bahagia..
Terimakasih untuk segala kesabarannya ketika aku menjadi sosok wanita yang paling menyebalkan.
Terimakasih untuk segala waktu yang mungkin terbilang dipaksakan.
Terimakasih untuk tetap menjadi sosok kamu yang simple dan bijaksana.
Terimakasih atas biaya, tenaga, emosi, dan cinta yang terlihat tulus untuk aku yaa:)
ga ada alasan yang bisa aku sanggahkan,
ga ada hak yang bisa aku minta,
ga ada hal yang bisa aku tuntut,
tapi ada cinta yang bisa aku harap,
Cinta yang tak mampu aku ungkap..
dan dalam diam, Rindu ini terus aku dekap:')
Tanpa kamu sadari kamu mengikat hatiku.
Tawamu hadirkan air mata ceria di wajahku tanpa kamu tahu.
Kasih sayangmu alirkan cinta padaku tanpa kamu rasa..
Dan memperkenalkan aku dengan kata rindu dan cinta..
biarkan kini Rindu tersiram air mata,,
berharap kelak menghasilkan mutiara bahagia..
Terimakasih untuk segala kesabarannya ketika aku menjadi sosok wanita yang paling menyebalkan.
Terimakasih untuk segala waktu yang mungkin terbilang dipaksakan.
Terimakasih untuk tetap menjadi sosok kamu yang simple dan bijaksana.
Terimakasih atas biaya, tenaga, emosi, dan cinta yang terlihat tulus untuk aku yaa:)
Kita harus tatap dunia dengan ramah maka semuanya akan terasa indah
Kamis, 25 Agustus 2011
Belajar dari ibu Ainun :)
Akhirnya setelah nunggu beberapa hari buku yang na pesen ada juga.:D buku Habibie&Ainun, yang na cari dari buku itu adalah khusus mengenai kehidupan ainun yang memberikan keteladanan dan inspirasi sebagai seorang istri teladan. Karena emang dari awal tujuan na baca karena pengen tau gimana ainun sebagai pendamping hidup yang setia , jadi yang berhubungan dengan sikap ainunnya na sampe baca bolak balik ga cukup sekali. Seselesainya baca sebuku itu na ulang baca baca dari awal lagi sambil ngasih tanda garis dibawah tulisan yang menurut na penting pake pulpen biru, setelah dikumpulin dari hasil tulisan yang udah di tanda tandain tadi akhirnya kesimpulan yang na dapet adalah: Ainun itu selalu hadir memberikan keseimbangan dan menciptakan harmoni dalam kehidupan keluarganya, dengan kerendahan hati untuk memberi suaminya selalu berjalan didepan. bukan hanya itu dalam pribadi ainun yang selalu memancarkan keteduhan, ketulusan, kesenduhan, dengan mata indah yang memukau, beliau jadi penuntun biduk rumah tangga bagaikan lagu yang nada, ritme dan syairnya sudah diorkestra sedemikian rupa sehingga selalu harmonis. “jika saya lelah, Ainun selalu menyapa dengan senyuman dan pandangan mata yang memukau dan selalu saya rindukan” itu potongan kalimat yang paling sering muncul dalam buku yang ditulis oleh pak habibie ini dan selalu ada dalam setiap bab nya. Lebih dari itu, Ainun terus menerus dengan kesabaran dan ketabahan yang tulus memberi dorongan dan mengilhami suaminya dalam segala pekerjaan. Ainun tidak pernah menuntut dan memberi persoalan sehingga suaminya dengan tenang dapat konsentrasi pada pelaksanaan tugas dan pekerjaan yang dihadapi. Pokonya ainun selalu mendampingi, mendengarkan pemikiran suaminya, selalu sabar, konsisten memberikan semangat, dorongan dan keyakinan bahwa apa yang suaminya laksanakan itu adalah yang terbaik. Ainun juga sangat memperhatikan kesehatan suaminya, beliau ga pernah mengeluh karena tidak kebagian waktu dan ga suka bikin komentar yang menjadikan suaminya gelisah. Yang na garis tebelin di buku itu yaitu Ainun seorang yang religius dan ainun pandai membuat garis pemisah antara kewajiban dalam rumah tangga atau sebagai istri yang mutlak dilakukannya sehari-hari dengan kegiatan sebagai istri pejabat penting Negara. Sikap ainun juga ga berubah mulai sebagai istri seorang ilmuan yang berpenghasilan seadanya bahkan serba kekurangan di negeri rantau, sebagai ibu rumah tangga yang makin disibukkan untuk mengurusi dua anaknya yang masih kecil-kecil, kemudian sebagai istri CEO bidang teknologi MBB perusahaan industry pesawat terbang terpandang di dunia, sampai menjadi istri menteri, wakil presiden dan presiden, lalu kembali menjadi istri rakyat biasa, tidak ada bedanya bagi ainun. Beliau tetap menjadi seorang istri yang tawadhu, tulus dengan kejernihan wajah sehari-hari serta matanya yang memukau. Ainun tidak pernah meninggalkan suaminya dalam keadaan apapun dan dimanapun. Ainun selalu setia memberi semangat, turut meyakinkan peran sebagai ibu, istri yang setia tanpa mengeluh, mengilhami, menenangkan dan menjaga kesehatan suami melaksanakan tugas. Tapi karena ainun tidak pernah mengeluh, selalu tersenyum, cerah dan pendiam, maka sulit bagi suaminya mengetahui keadaan kesehatannya tanpa bertanya langsung. Ainun sering bertanya dan berkonsultasi dengan suaminya, mereka selalu bekerja sama dan berkonsultasi saling menasehati. Ainun memiliki kontak batin yang selalu sama dengan suaminya, isi jiwa mereka selalu sama bagaikan aransemen lagu yang indah dan harmonis. Mereka sering memberi dan menerima informasi tanpa bicara, hanya dengan tatapan mata saja. Ya, Hanya dengan tatapan mata saja tanpa berbicara mereka sering dapat berkomunikasi langsung dan mengerti isi hati serta kehendak masing-masing. Subhanallah, benar benar cinta yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi:)
Mungkin itu sekilas yang na bisa ambil setelah baca buku habibie&ainun, dan masih banyak hikmah lagi sebenernya yang di dapet yang ga na tulis diatas. semoga sedikit kesimpulan kisah dalam buku ini bisa memberi bayangan dan inspirasi resep spiritual untuk membangun rumah tangga yang sakinah khususnya untuk na sendiri dan umumnya buat yang baca tulisan ini.
sungguh skenario yang mempesona! :)
#terimakasih buat seseorang yang recommended na buat baca buku ini. kisah kita pasti lebih indah^^ (insyaAllah)
Aku yakin Tuhan bekerja sesuai dengan prasangka hambaNya, Semoga Dia mentakdirkan kita bersama selamanya... sampai Allah memisahkan sementara kebersamaan kita di duniaNya ini dan mempertemukan kita lagi di syurgaNya nanti. Aamiin.
Mungkin itu sekilas yang na bisa ambil setelah baca buku habibie&ainun, dan masih banyak hikmah lagi sebenernya yang di dapet yang ga na tulis diatas. semoga sedikit kesimpulan kisah dalam buku ini bisa memberi bayangan dan inspirasi resep spiritual untuk membangun rumah tangga yang sakinah khususnya untuk na sendiri dan umumnya buat yang baca tulisan ini.
sungguh skenario yang mempesona! :)
#terimakasih buat seseorang yang recommended na buat baca buku ini. kisah kita pasti lebih indah^^ (insyaAllah)
Aku yakin Tuhan bekerja sesuai dengan prasangka hambaNya, Semoga Dia mentakdirkan kita bersama selamanya... sampai Allah memisahkan sementara kebersamaan kita di duniaNya ini dan mempertemukan kita lagi di syurgaNya nanti. Aamiin.
Langganan:
Postingan (Atom)