Selasa, 18 Januari 2011

ungkapan jiwa


Cinta dalam cinta. Benar,tidak mudah. Tapi tidak ada yang salah dengan janji Nya. Janji Nya adalah keniscayaan terindah. Bersabarlah dengan keindahan. Dia tidak datang karena kecantikkan, kepintaran, kekayaan. Tapi Allah lah yang menggerakkan...
Cinta dalam cinta. Bersabarlah untuk indah itu. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah.Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat Nya...
Allah, betapa ridha diri ini tunduk pada perintahMu, perintah terus memperbaiki diri dari hari ke hari. Menanti janji Mu adalah aliran tersegar yang takkan putus. Tetapi, bolehkah hamba bercerita pada Mu ya Rabb ? bahwa hati ini begitu cepat terbolak-balik. Kadang ia kuat bak benteng kokoh, tapi sering pula ia rapuh bak rumah kardus di bawah kolong jembatan. Dan syaitan tahu itu. Mereka begitu senangnya menggoda. Sehingga dalam penantian yang panjang ini, terselip derap hati yang belum halal. Terjebak dalam kegagalan menjaga hati. Karena diri ini begitu lemah dan rapuh. Ah, kau tau lebih dari yang hamba ceritakan.
Allah, betapa takutnya hamba membuat Kau cemburu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar